Dian Hartati (Jawa Barat-Indonesia) MEMASUKI MITOS

Dian Hartati (Jawa Barat-Indonesia)

MEMASUKI MITOS

Oleh Dian Hartati

 

 

gumitir

kelok yang dibangun tanah-tanah

dingin kabut dan riuh suara pohon-pohon

begitu bisu begitu sendu

 

aku bayangkan tuan

memutari jalanan yang selalu malam

di gumitir pohonan terlalu rapat

matahari tak ada tempat

 

aku menyebut-nyebut gumitir

tempat orang berjajar

membentuk barisan

mereka bentangkan tangan

satu ke udara

satu ke jalanan

saling berteriak

woi….

woi….

tiba-tiba berterima kasih

 

“apa yang kau lempar, tuan?”

mereka jadi diam

menepi

 

gumitir

aku membaui udara

setiap yang dilihat adalah gelisah

mata-mata mencari

 

tahukah, tuan….

koin yang kau lempar

menguap jadi doa keselamatan

kebaikan diri sendiri

lihat! semua rupa ada di sini

usia hanya angka-angka

gumitir, punya cerita

 

tak pernah sendiri

 

 

Bumiwangi, 2011

 

 

  • Dian Hartati (Bandung, 1983), puisinya tersebar dalam berbagai media dan puluhan antologi bersama. Kumpulan puisi tunggalnya berjudul Kalender Lunar (Dian Rakyat, 2011). Penyunting buku fiksi anak dan remaja ini mengelola blog sudutbumi.wordpress.com. Mendapatkan berbagai penghargaan penulisan karya sastra, salah satunya Anugerah Sastra Jurdiksatrasia. Diundang dalam berbagai kegiatan sastra, di antaranya: Temu Penyair Muda Bali-Jawa Barat (2005), Temu Sastrawan se-Kampung Nusantara (2006), Forum Penyair Empat Kota: Padang, Bandung, Yogya, Denpasar (2007), Sastra Balik Desa (2008), Baca Puisi Lintas Generasi (2008), Temu Penyair Mitra Praja Utama (2008), Forum Baca Puisi Tiga Penyair Perempuan Indonesia (2009), Temu Sastrawan Indonesia II (2009), Ubud  Writers & Readers Festival (2009), Forum Sastra Indonesia Hari Ini: Jawa Barat (2010), Fokus Sastra (2010), Pertemuan Penyair Nusantara (2011), dan Temu Sastrawan Indonesia IV (2011). Puisinya telah dibukukan dalam antologi bersama, antara lain: KARTINI 2012: Antologi Puisi Perempuan Penyair Indonesia Terkini (Kosa Kata Kita, 2012), Bangga Aku Jadi Rakyat Indonesia (Kosa Kata Kita, 2012), Tuah Tara No Ate: Bunga Rampai Cerpen dan Puisi Temu Sastrawan Indonesia IV (Ummu Press, 2011), Akulah Musi (Dewan Kesenian Sumatera Selatan, 2011), Antologi Puisi Penulis Lepas (Pustaka Jamil, 2010), pukau kampung semaka (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanggamus, 2010), Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Purnama Majapahit Trowulan 2010 (Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto, 2010), Rona Kata: Sepuluh Perempuan Pencinta Puisi (Alumni, 2010), Berjalan ke Utara: Kumpulan Puisi Mengenang Moh. Wan Anwar (Magma, 2010), Forum Sastra Indonesia Hari Ini: Jawa Barat (Komunitas Salihara, 2010), Ziarah Kata (Majelis Sastra Bandung, 2010), Wajah Deportan (Antologi Puisi Penulis Muda Lintas Provinsi 2009, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional), Kaos Hitam Cinta: Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia Mutakhir  (Masyarakat Sastra Jakarta, 2009),  teh poci dan kamar kecil: kumpulan puisi enam penyair jawa barat (bukupop, 2009), Compassion & Solidarity: A Bilingual Anthologi of Indonesian Writing (Hivos + UWRF, 2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, 2009), Wajah Deportan (Komunitas Teras Puitika&AUK, 2009), Sihir Terakhir (Pustaka Pujangga, 2009), Di Atas Viaduct (Kiblat, 2009), Tamsil Syair Api (Ripos, Sagang, 2008), Bumi Nangroe Tsunami Aceh (Nuansa Majalengka, 2008), Antologi Puisi Berbahasa Daerah (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, 2008), Tangga Menuju Langit (Disbudpar-Wahana Iptek Bandung, 2008), Mencari Rumah: Antologi Puisi Hysteria 2004-2007  (mbuh press!, 2008), Kenduri Puisi: Buah Hati untuk Diah Hadaning (Ombak, 2008), IBUMI Kisah-kisah dari Tanah di Bawah Pelangi (I:boekoe, 2008), Pelabuhan Desember (Komunitas Seni INTRO, 2007), Komposisi Sunyi (Ripos, Sagang, 2007), Kemayaan dan Kenyataan (fordisastra, 2007), Nyanyian Para Kelana (KSSB-ASAS, 2007), Herbarium (Pustaka Pujangga, 2007), 142 Penyair Menuju Bulan (Kelompok Studi Sastra Banjarbaru, 2006), Kolaborasi Nusantara dari Banjarbaru (Gama Media, 2006), Jogya 5,9 skala Richter (Bentang, 2006), Anthologi Empati Yogya (Pustaka Jamil, 2006), Ode Kampung (Rumah Dunia, 2006), Sebuah Kado Pernikahan (BABADpress, 2005), Untuk Ibu (Selasar, 2005), Pagi di Buntiris (Selasar, 2005), ROH__Kumpulan Puisi Penyair Bali-Jawa Barat (buku pop, 2005), Dian Sastro for President! # 2 Reloaded (AKY, 2003).

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: