Rita Asfiani/Fia Pradita (Kaltim-Indonesia) – BEKU MEMBIRU


BEKU MEMBIRU

Oleh Fia Pradita

 

Ada kasih yang tersisa

Disela-sela tarikan nafasku

Yang tinggal satu-satu

Kala jari jemariku mulai kaku

Tak mampu kuraih sepenggal  rindu

Suara tawa gagak telah membara

Menembus luka hingga keakar

Perih pedih bagai disayat sembilu

Karena kawan telah jadi lawan

Sandaran hati telah mengoyak kepercayaan

Mungkin diseberang  lazuardi

Asa masih tersisa

Dalam kesendirian

Kumenunggu

Sisa-sisa hembusan nafas…

 

 

  • Rita Asfianie, atau sering menggunakan nama pena Fia Pradita saat menulis puisi. Menetap di Jl Dewi Sartika No. 13 Samarinda-Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: