Rahmat Heldy (Banten-Indonesia) – TENTANG HUJAN SUATU PAGI DI RUANG KELAS


 

 

TENTANG HUJAN SUATU PAGI DI  RUANG KELAS

Oleh Rahmat Heldy HS

 

Hujan yang telah mengirimkan keluasan samudra

Dalam bathinmu, bathin kita semua

Menjelma anak-anak kecil yang berloncatan

Mendayung kecemasan

Sebab buku dan perpustakaan telah menjelma hutan rimba

Tak ada yang membaca peta purbakala

Kita dan anak-anak tersesat tak tahu arah, tak tahu langkah.

 

Tentang hujan suatu pagi di ruang kelas

Kepalaku kembali mengeras

Jantungku kembali berdegup

: cemas

Kulihat gambar Soekarno pada dinding yang dingin

Kulihat gambar SBY dan Boediono yang tersenyum

Dan sederetan gambar pahlawan nasional

Yang sudah tak ada yang mengenal

Ruang kelas bagai semak belukar

Hujan meningkahi pikiran kami

 

Ya, hujan yang telah mengirimkan keluasan samudra

Pada suatu pagi di ruang kelas

Telah menghanyutkan sejuta harapan dan peradaban

Karena buku tak ada yang membaca

Karena siswa sibuk dengan dunia kecil di tangannya

Karena guru sibuk membicarakan uang kredit dan biaya dapur

Dan pemerintah sibuk dengan korupsi dan bagi-bagi jatah

Maka, hujanlah yang membaca buku

Menjelma airbah

Dari pikiran kita, rumah kita, ruang kelas kita

Dan gedung perpustakaan kita hingga sampai ke muara.

Banten, Desember 2011

 

  • Rahmat Heldy HS masih tercatat sebagai  Mahasiswa Pascasarjana Untirta Banten. Lahir  di Serang, 12 Juli 1981  dan tinggal di Kampung Rencong Rt. 003/008 Ds. Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Serang-Banten. Kode Pos 42161 Hp. 085  282  579  593 / 081 808   689   794. Email: sastra_waringin@yahoo.co.id. Karya-karya yang pernah dimuat di media massa di antaranya;  Journal Imaji Indonesia, Harian Banten (sekarang Radar Banten), Fajar Banten (sekarang Kabar Banten), Majalah Advokasi Sigma, Majalah Dinamika Ummat, Buletin Menara Banten, Tabloid Banten, Tabloid Wacana, Majalah Islam Sabili, Majalah Katarsis, Majalah Kaibon, Majalah Horison, Koran Banten Raya Pos, Majalah Annida, Tabloid Cikal, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Banten. Koran Seputar Indonesia, dan Jurnal Ra’kata, Tulisan di dunia maya pernah juga dimuat di rumahdunia.com dan situseni.com.  Buku yang pernah diterbitkan di antaranya; Buku Kumpulan Puisi Kampung Ular (Lumbung Banten, 2009), menjadi finalis Anugrah Puisi Cecep Syamsul Hari. , Puisi-puisinya terhimpun dalam antologi puisi Candu Rindu (Kubah Budaya, 2009), Buku antologi puisi Berjalan ke Utara (Magma Insani Press, 2010) untuk mengenang Alm. Moh. Wan Anwar, Buku antologi puisi Festival Trowulon Bulan Purnama Majapahit, 2010.  Cerpennya terdapat dalam antologi Gadis Kota Jerash (Lingkar Pena Publishing House, 2009) bersama Habiburahman El Shirazy dkk, tulisan artikel terangkum dalam buku Banten Bangkit (Gong Publishing, 2010), buku novel perdananya Guruku Sayang Dibuang Jangan (Gong Publishing, 2010). tulisan esainya juga dimuat dalam buku Indonesia Memahami Kahlil Gibran (BPPI, 2011), puisinya tentang merapi dimuat pada buku antologi puisi Negeri Cincin Api (PP Lesbumi, 2011). Sedangkan novelnya yang berjudul Badai Luka Membawa Surga, penerbit Tiga Serangkai  karya Gol A Gong dan Rahmat Heldy HS sedang proses terbit. Cerpennya juga termuat dalam buku Bunga Rampai Tara No Ate Temu Sastrawan Indonesia ke IV. (Penerbit Ummu Pres, 2011),  begitu juga dengan antologi puisi 100 Puisi untuk Ibu penerbit Satrio Welang Publisher tahun 2011.  Saat ini menjabat PJ. Sastra Rumah Dunia dan anggota Kubah Budaya. Mendapat penghargaan Bupati  Serang sebagai pemuda berprestasi bidang sastra tahun 2011.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: