Nurfirman AS (Sumatera Barat-Indonesia) ANAK JALANAN DAN ASA DI SUDUT SIMPANG


 

ANAK JALANAN DAN ASA DI SUDUT SIMPANG

Oleh Nurfirman

mengapa wangi; seperti tertera dalam rajutan kalimat

tanpa noktah itu, bayang-bayang berubah menjelma mimpi

dan suara serak yang terlupakan kala itu menemukan

alirannya sendiri pada hayat yang tak tau mana batasnya

lalu melebur menjadi dirinya pribadi, berdiri di jalanan

memusungkan dadanya pada barisan tanda tanya

kehidupan bertamasya di pundaknya, dan matanya melirik

angan-angan anak sekolah yang melayang pada topi merah putih

yang terlihat memudar ditelan kejamnya matahari

pada jalanan ibu kota yang dengan sadar enggan untuk mengabari

anak muda itu melahap nasibnya habis-habis

lalu serupa tuas menghujam ke langit, berteriak lantang

bahwa keesokan hari lengannya akan menggantung pada sekeping ruang

tempat air mata dia rakit menjadi mata air

tempat jawaban yang terbebang akan mengalir dalam alir

di sudut persimpangan jalan itu, ia pakukan cita-cita

berteman dengan bahaya dan bertanya pada tiap-tiap sela

seolah jejak kakinya terlihat menyeka rima yang tak turut

dan jalanan menjadi saksi angan-angan yang merangkul nyanyiannya

“masa depan, adakah para tuan pikirkan? Atau hanya sekedar

membebankan penderitaan sehingga kehidupan begitu lantang dan leluasa?”

lidah itu tetap bertanya-tanya pada nasib

sedangkan raganya hanya sekedar berjalan seiring alun asanya

dia pendam harapan dalam-dalam, seolah menjadi alas kaki

di depan pintu rumahnya yang setia ada

ketika pergi; selanjutnya pulang

dia bernyanyi, sedangkan luka bergembira di punggungnya

hingga nanti, dimana tak lagi ada tanda tanya yang harus dia persoalkan

tentang dirinya dan nasib orang-orang yang terjebak raganya pada sekat jalanan

yang tajam dan keganasan cita yang tak mau terhujam

  • Nurfirman AS. Terlahir dengan nama Nurfirman di kota Padang pada tanggal 16 Juni 1991. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas ini tengah menetap di Padang. Lelaki yang memiliki hobi membaca, menulis dan berteater ini telah menulis sejak menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama. Dan sampai saat ini, tulisannya telah dimuat di Koran Padang Ekspres, Riau Pos, Halauan Sumbar dan Waspada Medan. Juga pernah meraih juara kedua dalam sayembara penulisan esai se-Sumatera Barat yang diadakan oleh BEM FIB Unand dan juara pertama dalam ajang penulisan artikel yang dilaksanakan oleh Genta Andalas Unand.Dia juga aktif berkesenian di organiasi mahasiswa seperti Studio Merah Fakultas Hukum Universitas Andalas, Teater Rumah Teduh Unit Kegiatan Seni Universitas Andalas dan Sekolah Menulis Eureka.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: