Nia Samsihono (Jakarta-Indonesia) MURUNG PUDAK


 

MURUNG PUDAK

oleh Nia Samsihono

 

 

Masih ingatkah kau

ketika kita berebut hati rusa

di atas cadik itu?

 

Air masih menetes

di sela-sela ranting pohon di atas perahu

dan kita tetap melaju terus diiringi rincik-rincik suara dayung menyibak kegelapan sungai

 

Masih ingatkah kau

kala bunga anggrek ungu yang menjulur di antara dahan menyangkut di rambutku yang terberai tiupan angin?

 

Matamu bercahaya memandangku

dan aku hanya bisa tersipu

 

dan kita tetap melaju

terus menatapi malaikat

memunguti setiap mimpi manusia

di kelam malam

dan Tuhan

memilah-milahnya

menjadi surga

 

Dad Murniah (Nia) atau Nia Samsihono, penyair yang juga peneliti dan pakar bahasa.  Murniah, lahir di Pontianak, 16 September 1959. Keturunan Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah. Masa kecil dihabiskan di Jakarta, Solo, dan Purwokerto. Menyelesaikan Pendidikan di SMA 1 Purbalingga, S1 Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang dan S2 di Universitas Indonesia. Telah lama menulis puisi ketika masih menjadi mahasiswi Fakultas Sastra Universitas Diponegoro, tahun 1980-an dan sering dimuat di media massa terbitang semarang. Beliau pernah menjadi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (2003-2007), dan kini menjadi Kepala Sub Bidang Informasi dan Publikasi Pusat Bahasa Depdiknas.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: